Berpuasa Bantu Atasi Resiko Penyakit Kronis

Menjalankan ibadah puasa artinya Anda harus menahan lapar, haus, serta nafsu mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Bagi Anda yang beragama Islam, sebagian dari Anda mungkin sudah mengetahui bahwa salah satu tujuan puasa ramadhan telah disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183, yakni untuk meningkatkan ketaqwaan sebagai seorang muslim.

Namun tak hanya itu, berpuasa nyatanya juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Di mulai pada pertengahan April mendatang, berikut ini beberapa manfaat berpuasa ramadhan bagi kesehatan, terutama dalam hal mencegah resiko berbagai penyakit yang berbahaya.
1. Mengontrol Kadar Gula Darah
Dari beberapa penelitian, ditemukan fakta bahwa berpuasa dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini tentu sangat berguna bagi mereka yang beresiko diabetes. Bahkan menurut National Institutes of Health yang meneliti 10 orang dengan diabetes tipe 2, puasa intermiten jangka pendek dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan.
Dalam penelitian lainnya pun ditemukan bahwa puasa intemiten dan puasa alternatif efektif dalam membatasi asupan kalori sehingga menurangi resistensi insulin.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Dianggap sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia, sekitar 31,5% kematian secara global disebabkan oleh penyakit jantung. Salah satu cara efektif dalam mengurangi resiko penyakit jantung tentu dengan mengubah gaya hidup, juga mengubah pola makan.
Dari beberapa penelitian yang dilakukan, berpuasa secara rutin memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi sederhana mengungkapkan bahwa puasa selama delapan minggu secara bergantian dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida darah masing-masing sebesar 25% dan 32%.

3. Meningkatkan Fungsi Otak
Meski sebagian besar penelitian besar masih terbatas pada hewan, namun beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa berpuasa dapat memberikan efek besar bagi kesehatan otak. Dari penelitian yang dilakukan pada tikus , menunjukkan adanya peningkatan fungsi dan struktur otak pada tikus-tikus yang berpuasa selama 11 bulan.
Penelitian pada hewan lainnya pun menghasilkan temuan bahwa berpuasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan pembentukan sel-sel saraf otak untuk meningkatkan fungsi kognitif.


4. Mencegah Kanker

Dari sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan tikus. Menunjukkan bahwa puasa bermanfaat untuk membantu pengobatan dan pencegahan kanker. Terlebih pada tikus-tikus yang menjadi objek penelitian, ditemukan fakta lainnya bahwa berpuasa membantu menghambat pertumbuhan tumor.

Meski merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat muslim, tapi siapa sangka berpuasa dapat membantu Anda mengatasi berbagai resiko penyakit berbahaya 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *